oleh

Aliansi Pemuda Peduli Desa Kembali Kawal Dugaan Penyalahgunaan KKS

Darasaksara.comPolman – Aliansi Pemuda Peduli Desa masih terus menyoal dugaan penyalahgunaan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) oleh agen Elektronik Warung Gotong Royong (E – Warung)

Aktivis Aliansi Peduli Desa ini telah memasukkan surat laporan ke Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar beserta sejumlah bukti – bukti yang ada, sayangnya hal ini dinilai belum menemui titik terang.

Ridwan, Ketua Aliansi Pemuda Peduli Desa kepada laman Darasaksara.com. Kamis(9/7) menilai bahwa Dinas Sosial terkesan ada konspirasi dengan korkab E – Warong, sebab tidak sesuai pernyataan Kepala Dinas maupun korkab, termasuk pendapamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Ridwan membeberkan pernyataan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar saat dirinya bertemu di Desa Katumbangan Lemo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar.

“Kami telah bertemu dengan Kepala Dinas Sosial, kami sampaikan kronologisnya bagaimana E – Warong tidak sehat dalam menjalankan agen BPNT, dan Kepala Dinas menyikapi saat itu dengan serius, dimana pihaknya berjanji akan mengeluarkannya jika memang terbukti melakukan kesalahan,” ungkap Ridwan.

Tak hanya itu kata Ridwan, begitupun kordinator BPNT Kabupaten yakni Ma’rifah dan pendamping TKSK Kecamatan Campalagian, Majid, melalui pesan WhatasApp dan telepon, mereka mengatakan akan menggati E – Warong Desa Katumbangan Lemo, dan dibulan Juli ini akan digantikan dengan agen yang baru. Dan kami memiliki bukti rekamannya.
tapi kenyataannya tidak juga digantikan,

Dari hasil investigasi oleh Satgas terakhir, menyatakan E – Warong terbukti melakukan pelanggaran, tetapi Kepala Dinas Sosial masih saja mengeluarkan surat berupa teguran terhadap Nurjannah selaku pengelola E – Warong Katumbangan Lemo, sebelumnya juga ada surat pembinaan terhadap E – Warong, surat pembinaan yang pertama keluar itu karena alasan Dinas Sosial bahwa pihaknya tidak mampu membuktikan, sementara Satgas sudah turun dan terbukti bahwa Nurjannah melakukan pelanggaran, dan kenapa hanya surat teguran,” ungkap Ridwan.

Dari hal ini membuktikan bahwa Kepala Dinas Sosial tidak konsisten terhadap pernyataannya sendiri yang mengatakan “kalau terbukti, dirinya sendiri yang akan mengeluarkan atau mempidanakan agen E – Warong.

Lebih jauh, ia mengungkapkan kekesalannya dengan melakukan gerakan menolak.

Kami Aliansi beserta beberapa kelompok LSM termasuk Lamdes akan melakukan aksi demonstrasi menolak surat teguran terhadap agen BPNT yang bermasalah, kami juga akan meminta untuk mengevaluasi semua agen BPNT yang mekanisme pengangkatannya melanggar pedoman umum, termasuk menuntut segera mengevaluasi paket sembako BPNT yang tidak sesuai pedoman umum maupun juknis Kementrian Sosial,” kunci Ridwan.

Penulis : Awan.

Editor : Yusriadi.

Komentar

News Feed