Begini Respon MUI Sulbar Ditengah Polemik Logo Dan Label Halal

Sosbud, Uncategorized347 Pembaca

Darasaksara.com – Mamuju – Akhir – akhir ini, logo dan kewenangan label halal yang sebelumnya menjadi otoritas Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang kini ditangani Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dibawah Kementrian Agama cukup ramai dibincang, hal tersebut ikut menjadi perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Barat.

Prof.Dr.K.H.M.Napis Djuaeni,M.A selaku ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulbar kepada laman ini mengatakan, setiap keputusan yang ada, haruslah kemudian berlandaskan aturan yang ada.

Selain itu, Prof. Napis Djuaeni menyebut bahwa, tentu antara Kementrian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) haruslah senantiasa membangun sinergitas jika berbicara persoalan ke-ummatan.

“Kita sepakat bahwa Pemerintah tentu harus senantiasa hadir dalam persoalan ummat dan Bangsa, akan tetapi tidak boleh menafikan peran – peran ulama dalam menentukan suatu hal yang sifatnya subtansial,” kata Prof Napis Djuaeni.

Dirinya menambahkan, dalam mengeluarkan sebuah keputusan yang akan dijalankan untuk kepentingan bersama, Pemerintah tentu harus bisa melihat dengan Arif dan bijaksana setiap respon dari publik, agar tercipta kedamaian.

Meski lembaga yang saat ini dikomandoinya di Sulbar masih menunggu sikap dari pusat, namun Prof Napis mengaku bahwa Majelis Ulama Indonesia tentu harus tetap hadir ditengah – tengah ummat mewujudkan kedamaian.

” Saat ini secara nasional, MUI juga masih terus mengalami beberapa problem, pasca pengunduran diri ketua Umum, namun tentu itu tak membuat MUI Sulbar absen dari memikirkan kondisi ummat terkhusus di Sulbar,” pungkas Napis, Kamis 17 Maret 2022.

[Riadi]

Komentar