oleh

Bertemu Di Cafe, Prof Husain Akui Ada Sinyal Politik Kuat Pada Irwan

Darasaksara.com – Mamuju – Seiring semakin ramainya wacana Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulbar 2024 mendatang dibincang, sejumlah tokoh politik mulai bergerak dengan berbagai strategi branding, tentu ini merupakan cara memantik pemilih dan partai politik untuk memilih politikus yang dianggapnya layak bertarung pada kontestasi mendatang.

Tak terkecuali Prof. Dr Husain Syam yang merupakan rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Periode 2016 -2020 yang selama ini cukup progress dalam membangun pola komunikasi dengan beberapa tokoh politik Sulbar. Sepertinya pria kelahiran Desa Kanang Polewali Mandar ini tengah melacak figur yang dianggapnya punya chemistry untuk menghadapi perhelatan Pilgub Sulbar mendatang.

Tak hanya Prof Husain, Irwan SP Pababari juga nampaknya terlihat mulai bergerak, seolah mengisyaratkan kepada publik bahwa mantan Wakil Bupati Mamuju ini masih terus punya optimis dalam ruang politik. Hal itu dibuktikan melalui pertemuannya dengan Anwar Adnan Saleh yang baru saja diamanahi tampuk kemepimpinan DPW Nasdem Sulbar menggantikan Habsi Wahid baru – baru ini.

Atas pertemuan dirinya dengan mantan Gubernur Sulbar dua periode itu, Tentu memunculkan spekulasi di publik, bahwa akankah putra Almalik Pababari ini akan hengkang dari partai yang kini ia komandoi ?, meski belum ada pernyataan resmi darinya, tetapi langgkah Irwan tentu disorot oleh sejumlah tokoh politik di Sulbar.

Prof Husain Dan Sinyal Politik Ke Irwan SP Pababari.

Tak selang lama pertemuan Irwan dan Anwar Adnan Saleh, kini giliran Prof Husain Syam bertemu dengan Irwan pada Kamis (14/10/21) di salah satu Café di Mamuju, nampaknya Prof Husain melihat ada sinyal kuat pada politisi Hanura ini.

Meski dikemas dengan nuansa santai, pertemuan tersebut turut dihadiri oleh beberapa tokoh politik diantaranya Anggota DPR RI, H. Arwan Aras, mantan Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin, Kepala Kemenag Mamasa, Adnan Nota dan beberapa tokoh lainnya.

Tak ada perbincangan serius, namun ada “simiotika politik” bahwa pada kontestasi di Pilgub mendatang mengisyaratkan akan adanya ‘’Klan Besar’’ yang diduga ikut mewarnai panggung politik Sulbar.

Ditanya soal agenda apa dibalik pertemuan dirinya dengan Irwan, Prof Husain Syam mengaku bahwa ini adalah agenda silaturahmi sekaligus membangun kesamaan persepsi bagaimana Sulawesi Barat kedepan.

‘’ Tentu kita harus selalu berpikir tentang kemajuan dan kebaikan wilayah kita,agar kedepannya Sulbar bisa lebih baik,’’ kata Prof Husain Syam.

Lebih jauh, dirinya menyebut bahwa jika kita ingin menjadi bagian pada Pemilihan Gubernur Sulbar kedepan, paling tidak harus ada nuansa baru yang menjadi tawaran pilihan pada masyarakat.

Menurut Prof Husain, jika bicara Pilgub Sulbar kedepan, Irwan SP Pababari adalah merupakan salah satu tokoh yang ia senter, dipantau dan dinilai punya sinyal kuat, dan atas pertemuan tersebut ia merasa sangat bahagia.

Intinya atas pertemuan malam mini, saya bahagia,’’ imbuhnya.

Menanggapi apakah ada kemungkinan pertemuan tersebut melahirkan sebuah chemistry politik, sang Prof hanya mampu menjawab ‘’ ya tanya sama orangnya,’’ ditandai dengan galak tawa pada Irwan.

Sementara Irwan SP Pababari melihat sosok Prof Husain Syam dalam kanca politik terkhsusu di Sulbar, baginya sangat bagus, ia menjelaskan bahwa bicara Sulbar, memang kita butuh sosok pemimpin yang bisa memahami secara utuh, bukan hanya pada tataran kemampuan saat sambutan, tetapi harus dilihat dari konsep yang jelas, dan pak Prof sebagai sosok akademisi yang terjun ke dunia praktis, itu tentu sangat bagus, dan saya rasa, Sulbar akan lebih melijit.

Terkait pertanyaan apakah ada kesamaan kesamaan gagasan dirinya dengan Prof Husain, Irwan mengaku sejak dulu, dirinya dan Prof kelahiran 7 Juli 1966 itu selalu sama, beliau bisa jadi guru yang baik, bisa menjadi sahabat yang baik.

Siapa Meminang Dan Dipinang ?

Kedua tokoh politikus ini sepertinya masing – masing saling memperlajari. Namun, yang pastinya belum ada keputusan final siapa yang akan meminang dan dipinang sebagai calon Gubernur dan Wakilnya. Meski demikian, pastinya ada kesamaan gagasan dari keduanya melihat Sulbar kedepan.

Ditempat yang sama, Mantan Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin menyebut bahwa kedua tokoh ini antara Prof Husain Syam dan Irwan,tentu bisa diterima di semua kalangan.

Jadi pak Irwan ini pemimpin nyentrik, bisa diterima pada semua kalangan,’’ kunci Ismail Zainuddin.

Usai bincang santai, antara Irwan dan Prof Husain kini makin memperlihatkan kemesraan ditandai dengan ” balas Pantun” melalui lagu.

Ar / Da.

Komentar

News Feed