Dugaan Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada Majene, Kejari Menunggu Hasil Audit

Majene399 Pembaca

Darasaksara.com – Majene – Dugaan kasus korupsi dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Majene Tahun 2020 yang kini di meja Kejari Majene, nampaknya terus bergulir.

Kasi Intel Kejari Majene, Amanat Panggalo saat ditemui awak media di ruang kerjanya Kamis 27 Januari 2022 mengatakan, bahwa kasus ini sementara dalam proses penyidikan.

Ditanya soal perkembangan kasus tersebut, pihaknya mengaku menunggu hasil perhitungan dari tim auditor.

” Ini masih dalam proses perhitungan kerugian Negara oleh tim auditor dan masih ada beberapa pihak yang akan kami lakukan pemeriksaan untuk dimintai keterangan,” kata Amanat.

Lebih jauh Amanat menjelaskan bahwa, audit itukan ada pada ahli, mereka yang menghitung dan membutuhkan waktu, karena dokumen yang mereka periksa itu banyak.

Soal adanya dugaan perbuatan melawan hukum pada kasus tersebut, Amanat menyebut bahwa ada perubahan RKB tanpa sepengetahuan atau persetujuan dengan pihak pemberi hibah dalam hal ini Pemda.

Dari semua proses atas kasus ini, pihak Kejari Majene belum membeberkan nama – nama tersangka.

“Inikan masih dalam tahap proses penyidikan, dimana proses penyidikan itu dalam rangka mencari dan menemukan alat bukti dan tersangkanya,” kunci Amanat.

Ar/Da.

Komentar