Hattta Kainang Nilai, Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Pj. Gubernur Sulbar Premature

Uncategorized1,331 Pembaca

Darasaksara.com – MAMUJU –  Wacana perpanjangan masa jabatan Pj. Gubernur Sulawesi Barat, Akmal Malik yang disampaikan oleh Tenaga Ahli Bidang Komunikasi dan Media Pj Gubernur Sulawesi Barat, Munadhir Mubarak mendapat respon dari Anggota DPRD Sulbar, Muhammad Hatta Kainang, SH.

Hatta Kainang menilai wacana tersebut sangat premature.

Perlu dipahami bahwa, putusan MK Nomor 15/PUU-XX/2022, Putusan MK No 18/PUU-XX/2022, dan Putusan MK No 67/PUU-XX/2022  memberikan pertimbangan bahwa harus memiliki kompetensi manajerial, penjabat Kepala Daerah harus dapat bekerjasama dengan DPRD,” terang Sekertaris Fraksi NasDem Sulbar ini.

Lebih jauh, Hatta menjelaskan bahwa, dalam draft permendagri juga mengatur soal kewenangan DPRD  mengusulkan  3 nama, tentu kami secara kelembagaan akan memberikan penilaiaan objektif catatannya.

Menurut Hatta, jika bicara kinerja  ada beberapa hal yang menjadi atensi dan apresisasi soal data Desa presisi, dimana kami di DPRD Sulbar belum melihat hasil riil dan daya guna hasil.

Hal lain kata Hatta, yaitu kerjasama Daerah dan hasilnya kami belum melihat secara nyata,peningkatan potensi PAD juga menjadi indikator.

Semua yang menjadi indikator penilaian, pihaknya memgaku akan membahas dalam forum LKPJ 2022.

“Jadi, tentu hal ini kami akan nilai dalam forum LKPJ 2022 yang nanti akan kami bahas, walaupun DPRD tidak boleh menyatakan menerima atau menolak, akan tetapi menyampaikan catatan dan rekomendasi,” kata Hatta.

Meski demikian, politisi partai NasDem Sulbar ini juga mengapresiasi beberapa kinerja Akmal Malik selama menjabat sebagai Pj. Gubernur Sulbar.

“Kami mengapresiasi hasil survei integritas KPK (SPI)2022 yang mendudukan Sulbar di urutan 20 yang tadinya peringkat paling bawah 34, ini menunjukan adanya keinginan untuk berbenah,” ujarnya.

Penilaian kinerja Akmal Malik tentu akan kami dorong dalam forum lembaga DPRD Sulbar untuk mendapatkan legitimasi politis dan tentunya dari pandangan setiap fraksi.

Perlu juga diingat, tahun 2023 sampai tahun 2024 adalah tahun politik ,sehingga stabilitas dan kondusifitas Sulbar harus dijaga sehingga figur TNI dan Polri juga bisa menjadi bahan pertimbangan penjabat Gubernur Sulbar untuk periode selanjutnya,” pungkas Hatta Kainang Kamis 5 Januari 2022.

[Riadi]

Komentar