Hipmab Demo Di Dispora Mamuju, Bawa Enam Tuntutan

Mamuju, Pendidikan28 Pembaca

Darasaksara.comMAMUJU – Puluhan massa aksi dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Botteng (Hipmab) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dispora) Mamuju. Senin 20 Mei 2024.

Aksi tersebut sebagai respon terhadap sejumlah fasilitas pendidikan yang ada di pelosok yang dinilai tidak layak serta masih banyaknya anak yang tidak sekolah di Kabupaten Mamuju.

Kordinator Lapangan (Korlap) Iwan menyampaikan, masih banyak angka anak tidak sekolah yang ada di Kabupaten Mamuju, dimana menurutnya Kabupaten Mamuju menjadi urutan ke dua setelah Polman anak tidak sekolah dengan angka 10 ribu lebih anak.

Lebih jauh, Iwan menjelaskan bahwa, dengan adanya hal ini Hipmab melihat adanya ketidaksesuaian dengan anggaran yang dikelola oleh Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mamuju.

“Kalau kita lihat di lapangan, masih banyak fasilitas sekolah di pelosok yang kurang layak dan itu berbanding terbalik dengan anggaran yang dikelola,” kata Iwan.

Dalam aksi tersebut, Hipmab  menolak untuk melakukan audiensi dengan pihak Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mamuju.

” Kami dari Hipmab menolak audiensi dengan Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mamuju apabila tidak difasilitasi oleh Komisi III DPRD Kabupaten Mamuju,” tegasnya.

Dari pantauan laman ini, 6 poin apa yang menjadi tuntutan Himpunan Pelajar Mahasiswa Botteng (Hipmab) diantaranya ;

1. Meminta kepada DPRD Kabupaten Mamuju untuk mengusut tuntas dugaan kasus yang ada di Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mamuju.

2. Copot Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mamuju.

3. Evaluasi Kepala Bidang SD dan SMP di Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mamuju.

4. Evaluasi semua Kepala Sekolah yang ada di Kabupaten Mamuju.

5. Evaluasi Guru-guru malas yang ada di Kabupaten Mamuju.

6. Operasikan kembali Bus Sekolah yang ada di Kabupaten Mamuju

Sekedar diketahui, dalam aksi tersebut sempat diwarnai aksi saling dorong antara massa aksi dan pengamanan, beruntung hal itu dapat diredam.

[idha]

 

Komentar