HMI Cabang Manakarra Apresiasi Kinerja Dirkrimsus Polda Sulbar Ungkap Mafia CPNS

Daerah422 Pembaca

Darasaksara.com – Mamuju – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra memberi apresiasi atas kinerja tim Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus ( Krimsus ) Polda Sulbar, atas upayanya mengungkap dugaan kasus mafia penerimaan CPNS dilingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barar pada tahun 2021.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra, Ansar mengatakan, atas adanya upaya dari tim Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Sulbar untuk mengungkap dugaan kasus mafia penerimaan CPNS di lingkup Pemprov Sulbar, tentu kita patut memberi apresiasi atas kerja – kerja mereka.

Menurutnya, mafia penerimaan CPNS 2021 itu sudah menjadi issu Nasional, dimana sekira 6 Provinsi terlibat kasus yang sama, termasuk Sulbar.

Atas kejadian ini kata Ansar, tentunya menjadi citra yang buruk untuk Sulbar yang kita cintai, dimana perbuatan yang melawan hukum itu tidaklah dibenarkan dan menjadi lawan bersama, siapapun dan apapun latar belakangnya harus di proses secara hukum demi tegaknya supremasi hukum, terkhusus di Sulbar.

Lebih jauh Ansar menjelaskan bahwa, dari kasus yang saat ini ditangani Polda Sulbar, seperti yang kita ketahui bersam bahwa sudah ada 3 nama yang di kantongi oleh penyidik dan tetap masih pegembangan kasus, tentu kita berharap semoga pendalaman kasus ini cepat terselesaikan sebagaimana proses yang belaku.

Meski demikian, Ansar berharap bahwa kasus yang kini tengah berjalan itu, benar – benar berjalan sesuai dengan keinginan masyarakat.

” Ya harapan kita, tentu semoga kasus tersebut benar – benar berjalan sesuai dengan aturan yang ada dan keinginan masyarakat, tidak seperti kasus dugaan Penerimaan CPNS 2019 pada Lingkup Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang sampai saat ini tidak terselesaikan oleh pihak penegak hukum,” kata Ansar.

Dirinya juga begitu meyakini atas kasus yang dulu pernah dikawal organisasi yang saat ini dikomandoinya di Mamuju.

” kita tidak tahu kapan kasus itu bisa terungkap, sebab kami sangat yakin dari bukti – bukti yang kami serahkan sudah itu sangat kuat untuk ditindak sesuai proses hukum yang perlaku, namun apalah daya kekecewaan justru yang menjadi jawaban bukti perjuangan kami saat itu,” ungkap Ansar.

Kedepan, sudah saatnya kita membangun sinergitas yang baik untuk membangun Sulawesi Barat yang lebih baik, kita sama sama menjalankan tugas masing – masing, namun pada akhirnya ketemu pada satu titik yaitu sulbar yang berkamajuan dan luar biasa,” kunci Ansar.

[Faidah]

Komentar