oleh

HMI Manakarra Minta Kapolres Polman Dicopot, Begini Respon Wakapolda

-Mamuju-242 Pembaca

Darasaksara.comMamuju – menyikapi insiden yang terjadi di Universitas Al – Asyariah Mandar (Unasman) pada bulan lalu,  puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra kembali menggelar aksi unjuk rasa di Polda Sulbar, Senin (13/04/21).

Mereka menuntut keadilan pada pihak kepolisian yang saat ini menangani kasus yang masih terus bergulir di meja hukum.

Ketua HMI Cabang Manakarra Sopliadi secara tegas mengatakan, menyikapi insiden terjadinya penyerangan kader HMI di Polman, dalam proses hukum tersebut kami tidak mendapat keadilan.

Dari hal tersebut, Sopliadi mendesak kepada Kapolda Sulbar untuk segera mencopot Kapolres Polman karena dianggap tidak mampu menyelesaikan kasus yang tersebut.

Selain itu, Sopliadi meminta kepada Kapolda Sulbar untuk segera menetapkan sebagai tersangka pada semua yang terlibat dalam penyerangan baik yang melakukan pengrusakan atribut, ataupun hanya hadir.

Ketua HMI Manakarra ini juga mendesak Kapolda Sulbar untuk meninjau kembali atas putusan Polres Polman dalam menetapkan tersangka kader HMI yakni Nendra sebagai kader HMI Polman dan Wahyu Abdu Mualif kader HMI Manakarra, karena keduanya adalah korban penyerangan.

Pihaknya meminta bahwa atas semua tuntutan tersebut, agar dapat diperhatikan secara serius.

Semua tuntutan kami sampaikan agar kiranya diperhatikan serta diusut dengan tuntas dalam waktu dekat ini, kami sudah mendengar kabar baik dari kerja – kerha pihak Kepolisian, dan jika dalam dekat ini tuntutan kami tidak tersampaikan, maka kami dari Himpunan Mahasiswa Islam akan terus melakukan aksi sampai berjilid – jilid,” pungkas Sopliadi.

Sementara, Wakapolda Sulbar Brigadir Jenderal Polisi Umar Faroq yang menerima massa HMI Cabang Manakarra mengatakan, untuk menyelesaikan permasalahan ini tentu harus menghadirkan pihak internal Kampus.

Hal lain menurut Umar Faroq, kalau pun ada kejadian, itu harus segera diselesaikan dengan cara berembuk dan bermusyawarah antara HMI dan PMII.

Menanggapi tuntutan pencopotan Kapolres Polman, Wakapolda Sulbar belum memberi kejelasan atas apa yang menjadi tuntutan massa aksi.

Penulis    : Yusriadi.

Editor     : Darasaksara.com.

Komentar

News Feed