oleh

Kadernya Jadi Tersangka, HMI Manakarra Gelar Aksi Unjuk Rasa Di Polda Sulbar

-Mamuju-677 Pembaca

Darasaksara.comMamuju – Penyerangan yang diduga dilakukan oleh sejumlah oknum kader PMII pada pembukaan kegiatan Intermediate Training (LK II) tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Polewali Mandar Minggu (20/02/21) lalu yang dipusatkan di Kampus Unasman, nampaknya berbuntut panjang.

Betapa tidak, dua bulan berlalu kasus ini seolah belum menemui titik terang.

Belum lagi, dua kader HMI, masing Рmasing dari  HMI Cabang Polman dan Kader HMI Cabang Manakarra atas nama Nendra (HMI Polman) dan Wahyu Abdu Mualif (HMI Manakarra) juga ikut jadi tersangka atas insiden tersebut.

Melalui Surat Kepolisian Negara Republik Indonesia Resor Polewali Mandar tertanggal 29 Maret 2021 Nomor : S. Tap/ 34/ III / 2021/Reskrim Wahyu Abdu Mualif alias Wahyu Bin Amir S ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana penganiayaan.

Surat Penetapan Tersangka Wahyu Abdu Mualif.

Menanggapi atas ditetapkannya sebagai tersangka, Wahyu Abdu Mualif kepada Darasaksara.com via WhatsApp Jumat (09/04) mengatakan,terlepas dari apapun yang dituduhkan ke saya, intinya saya membela diri.

“Tentu saya kaget ketika saya ditetapkan sebagai tersangka dan sangat amat saya sayangkan tentang adanya penetapan tersangka ini,” kata Wahyu.

Atas penetapan dirinya sebagai tersangka, Wahyu menyebut tentu ini berimplikasi pada status sosial.

Lebih jauh, Wahyu menjelaskan bahwa meski pasal yang menjerat saya tidak begitu berat, tetapi ini berimplikasi ke status sosial saya karena biar bagaimanapun saya akan memiliki cacatan kriminal di pihak kepolisian yang akan berdampak pada masa depan.

Intinya, saya hanya merasa membela apa yang kemudian menjadi hak saya selaku kader HMI,” singkat Wahyu.

Sementara, atas penetapan kadernya sebagai tersangka pada insiden di Unasman lalu, puluhan Kader Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Manakarra menggelar aksi unjuk rasa pada Jumat (09/04).

Mereka mulai berunjuk rasa di simpang 4 Jalan Ahmad Kirang Mamuju menuju Mapolda Sulawesi Barat.

Ketua Umum HMI Cabang Manakarra, Sopliadi menilai bahwa Polres Polewali Mandar sangat tidak adil.

“Kami menganggap Polres Polewali Mandar sangat tidak adil, dimana saudara Wahyu Abdu Mualif yang ikut jadi tersangka jelas hanya membela diri atas penyerangan oleh oknum tertentu pada kegiatan Intermediate Training HMI Cabang Polman pada (20/02/21) lalu,” tegas Sopliadi.

Pihaknya berjanji akan terus melakukan aksi unjuk rasa jika kadernya tak mendapat keadilan dari pihak Polres Polman.

Kami dari HMI Cabang Manakarra akan terus melakukan aksi unjuk rasa jika saudara Wahyu Abdu Mualif tidak mendapatkan keadilan,” pungkas Sopliadi.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Kapolres Polewali Mandar hingga saat ini belum mendapat jawaban.

Penulis : Ika Sulistiawati.

Editor : Darasaksara.com.

Komentar

News Feed