oleh

Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan, Begini Jawaban Direktur RSUD Mamuju

-Kesehatan-349 Pembaca

Darasaksara.com – Mamuju – Pelayanan maksimal dari Rumah Sakit Umum tentu adalah suatu hal yang diinginkan oleh masyarakat, terkhusus di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

Namun, berbeda dengan apa yang dirasakan oleh keluarga Sampe Tandi Rerung (54) salah seorang pasien Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju yang merupakan warga Dusun Suka Maju, Desa Leling Barat, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, yang menurutnya tak kunjung mendapat pelayanan maksimal.

Alfianus Tandi Reruang (26) anak dari pasien tersebut saat ditemui di Rumah Sakit Mitra Manakarra menceritakan kondisi yang saat ini dialami oleh ayahnya.

“Jadi awalnya, pada malam Kamis 29 Oktober 2022 lalu, ayah saya menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju,” kata Alfian saat ditemui di sebuah ruangan yang ia sebut sebagai ruang isolasi Rumah Sakit Mitra Manakarra, Jumat 4 November 2022.

Saat ditanya apa yang menjadi alasan ayahnya harus dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Manakarra ? Alfian mengaku bahwa dokter yang akan menangani sedang melakukan ibadah umroh.

“Alasannya itu, bahwa dokter tidak ada dan sedang melakukan umroh,” ujar Alfian.

Lebih jauh, putra dari Sampe Tandi Rerung ini menjelaskan bahwa setibanya di Rumah Sakit Mitra Manakarra, langsung mendapatkan penanganan di IGD dengan dilakukan Swab dan dinyatakan terpapar covid -19.

Dari situ Kata Alfian, ayahnya harus dibawah ke sebuah ruangan isolasi khusus pasien covid 19 di Rumah Sakit Mitra Manakarra.

Lanjut, Alfian mengaku sudah mulai resah melihat kondisi Sampe Tandi Rerung yang setelah menjalani operasi belum pernah mendapatkan penanganan serius. Terlebih, menurutnya Sampe didiagnosa menderita -paru – paru basah atau pneumonia.

“Selama sudah operasi, kurang lebih satu minggu tentu saya resah melihat¬† kondisi ayah yang belum pernah mendapat pelayanan serius,¬† dengan alasan keterbatasan alat dan covid -19,” ujarnya.

Alfian berharap, pasca operasi yang dijalani oleh Sampe Tandi Rerung itu segera mendapat perhatian dari dokter.

“Saya sangat berharap , setelah operasi ayah saya bisa ditangani secara serius apalagi ada cairan yang terus keluar dari bekas operasi tersebut.

Dari pantauan laman ini, Sampe Tandi Rerung terlihat berada dalam sebuah kamar nomor 7 di Rumah Sakit Mitra Manakarra yang disebut sebagai ruang Isolasi ditemani istrinya.

Terpisah Direktur RSUD Mamuju dr. Sita Harit Ibrahim, Sp.PD saat dikonfirmasi via WhatsApp membenarkan bahwa pasien atas nama Sampe Tandi Rerung memang pernah dirawat di RSUD Mamuju.

“Saya hanya bisa mengkonfirmasi bahwa pasien tersebut memang pernah dirawat di RSUD Mamuju,” tulis dr.Sita Harit Ibrahim kepada laman ini.

Sementara soal hasil diagnosa penyakit dari pasien pihaknya tidak bisa memberikan penjelasan lebih jauh.

Adapun keterangan tentang penyakit, saya tak bisa, itu terkait keterangan medis yang hanya bisa diberikan oleh dokter ke pasiennya,” singkat dr.Sita Harit Ibrahim.

[Riadi]

Komentar

News Feed