Kemelut Di Internal, Sejumlah Anggota DPRD Mamuju Tak Hadiri Rapat Paripurna

Daerah1,016 Pembaca

Darasaksara.comMamuju – Rapat paripurna DPRD Kabupaten Mamuju memperingati hari jadi Mamuju ke -480 yang dihadiri Bupati Mamuju, Habsi Wahid dan Sekertaris Daerah Provinsi Sulbar Muh Idris, Ketua DPRD Mamuju, Aswar Anshari selaku ketua DPRD Mamuju, serta Raja Mamuju H.Andi Maksum Dai di Aula Gedung DPRD Mamuju, Selasa (14/7).

Dari pantauan laman ini, pada rapat tersebut, nampak sejumlah kursi anggota DPRD Mamuju kosong, dimana hanya dihadiri oleh 10 orang anggota DPRD masing – masing 9 orang dari Partai Nasdem dan 1 orang dari partai Perindo, 20 diantaranya absen.

Tak hanya itu, Wakil Ketua I DPRD Mamuju, Syamsuddin Hatta dari partai Demokrat, Wakil Ketua II Andi Dodi Hermawan dari Partai Hanura juga terlihat kosong.

Ketua DPRD Mamuju, Aswar Anshari Habsi saat ditanya soal ketidak hadiran sejumlah anggota DPRD pada rapat Paripurna hari jadi Mamuju, ia hanya merespon secara singkat.

” Mereka tidak menghargai Mamuju,” singkat Aswar Anshari Habsi.

Dugaan adanya kemelut diinternal DPRD Mamuju, membuat laman ini mencoba menghubungi Wakil Ketua I DPRD Mamuju, Andi Dodi Hermawan  via telepon.

Politisi Partai Hanura ini mengaku ketidak hadirannya pada rapat Paripurna hari jadi Mamuju ke 480 itu karena Ketua DPRD Mamuju dinilai tidak menghargai lembaga.

“Ketidakhadiran kami pada rapat paripurna di hari jadi Mamuju, karena Ketua DPRD Mamuju tidak menghargai lembaga, kesepakatan dalam rapat yang biasa kita buat, terkadang semaunya dia merubah ,seakan-akan lembaga DPRD miliknya,” terang Andi Dodi.

Andi Dodi membeberkan bahwa rapat yang dia pimpin terkait refecosing anggaran, dia menilai Ketua DPRD Mamuju kadang tidak mau hadir.

Disaat saya pimpin rapat refocusing terkait anggaran pandemi Corona, saat itu Ketua DPRD Mamuju ada diruangan kerjanya, tapi dia tidak mau keluar untuk hadiri rapat fraksi yang saya pimpin,” ungkap Andi Dodi.

Tak hanya itu, Andi Dodi juga menilai bahwa rapat Paripurna hari jadi Mamuju ke 480 tidak sah.

“Rapat paripurna hari jadi Mamuju ke 480 tidak sah,” imbuhnya.

Sementara terpisah, Sekwan DPRD Mamuju, Lukman Sanusi mengaku tidak tahu menahu atas ketidakhadiran sejumlah anggota DPRD Mamuju pada rapat paripurna hari jadi Mamuju.

Undangan kami sudah sampaikan kepada masing – masing anggota DPRD Mamuju dua hari sebelum pelaksanaan rapat paripurna ini, soal ketidakhadiran mereka saya juga tidak tahu.” Simpul Lukman Sanusi, Selasa (14/7).

Penulis   : Muh. Afdillah.

Editor     : Yusriadi.

Komentar