Mahasiswa Mamuju Refleksi Menuju Delapan Tahun Rezim Jokowi

Mamuju, Uncategorized548 Pembaca

Darasaksara.com – Mamuju – Jelang 8 tahun rezim Jokowi, sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam “Sulbar Bergerak” menggelar aksi unjuk rasa pada Jumat 18 Maret 2022.

Mereka bergerak dengan melakukan Longmarch dari Pendopo, Jalan Ahmad Kirang Mamuju menuju Simpang Lima, jalan Ir.Juanda.

Dari pantauan media ini, setidaknya ada 6 bendera organisasi kemahasiswaan turut mewarnai jalannya refleksi menuju 8 tahun Jokowi.

Secara bergantian, para aktivis kemahasiswaan menyampaikan orasinya dengan melayangkan kritik pada pemerintahan Jokowi yang dinilai menyisahkan problem dalam bangsa ini.

Kordinator lapangan Sulbar Bergerak, Bung Jack membacakan sebanyak 15 tuntutan Aliansi diantaranya :

1. Tolak penundaan pemilu 2024.

2. Mendesak Presiden Jokowi untuk tidak mengamandemen UUD 1945.

3. Cabut UU ITE.

4. Cabut UU No.11 Tahun 2020 tentang cipta kerja.

5. Cabut UU No.3 Tahun 2020 tentang minerba.

6. Mendesak Presiden Jokowi untuk mewujudkan reforma agraria sejati.

7. Stop kriminalisasi terhadap masyarakat.

8. Usut tuntas segala kasus pelanggaran HAM yang ada di Indonesia.

9. Mendesak Presiden Jokowi untuk mendeklarasikan bebas covid-19.

10. Segera sahkan RUU TPKS, RUU Masyarakat adat, dan RUU Kepulauan.

11. Tolak investor asing.

12. Hapus utang lama, tolak utang baru.

13. Mendesak Presiden Jokowi untuk menasionalisasi seluruh aset asing di dalam Negri.

14. Turunkan harga BBM dan bahan pokok.

15. Cabut UU IKN karena cacat prosedural dan tidak subtansial.

Selain pernyataan sikap dari aliansi, mereka juga mendeklarasikan penolakan wacana perpanjangan rezim Jokowi selama 3 periode.

Sekedar diketahui, organisasi yang tergabung dalam Sulbar bergerak ini diantaranya : PMII Cabang Mamuju, Pimkot FPPI Mamuju, Komkar, Ipmapus, MPA Cakrawala Manakarra dan DPC Permahi Mamuju.

[Faidah]

Komentar