oleh

Manakarra Progresif Salurkan Logistik Ke Wilayah Terisolir

Darasaksara.comMamuju – Pasca gempa yang mengguncang Majene – Mamuju Sulbar dengan kekuatan 6,2 magnitudo, pada Jumat (15/01/21) dini hari lalu, sejumlah warga pun memilih untuk mengungsi ke beberapa tempat yang dianggap aman.

Selain dugaan akan terjadinya gelombang Tsunami, sejumlah rumah warga ikut rusak parah akibat guncangan gempa.

Beberapa wilayah yang terisolir seperti Dusun Salu Maetang, Lolong Gauang, Desa Dungkai dan Desa Lebani Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju juga merasakan dampak atas musibah tersebut.

5 hari pasca gempa, tepatnya Selasa (19/01/21), Manakarra Progresif Sulbar memilih untuk menyisir sejumlah wilayah yang dianggap belum terjangkau oleh sejumlah relawan dalam penyaluran logistik.

Zulkifli Sekertaris Umum Manakarra Progresif Sulbar mengatakan, lima hari pasca gempa, kami mulai bergerak kebeberapa wilayah yang kami anggap terisolir seperti, Dusun Salu Maetang, Lolong Gauang, Desa Dungkai dan Desa Lebani Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju untuk penyaluran berupa logistik dan beberapa kebutuhan lainnya.

Selain itu, untuk dalam kota Mamuju sendiri, kami hanya memprioritaskan keperluan anak bayi serta lansia seperti obat – obatan,” kata pria yang akrab disapa Zul ini.

Pihaknya mengaku bahwa bantuan berupa logistik dan keperluan yang sangat urgen seperti tenda, itu disalurkan khusus untuk daerah yang terisolir sesuai hasil asesment dari Manakarra Progresif Sulbar sebelumnya.

” Jadi kami menyalurkan bantuan yang urgen itu seperti logistik dan tenda, memang untuk wilayah yang memang terisolir yang sebelumnya sudah melalui tahap asesment,” ujarnya.

Sementara Ketua Umum Manakarra Progresif Riadi Syam menyebut bahwa, bantuan tersebut yang disalurkan adalah bersumber dari para donatur yang telah mempercayakan kepada kami untuk disalurkan pada 5 hari pasca gempa yang berkekuatan 6,2 magnitudo.

Karena ini adalah amanah dari para donatur dari luar daerah seperti Sulsel, inilah yang membuat kami harus terlebih dahulu memastikan kemana harus kami salurkan dengan melalui asesmen,” imbuh Riadi.

Kami tentu merasa sangat berterima kasih, kepada suluruh donatur yang telah mempercayakan untuk penyaluran logistik pada yang terdampak gempa di Sulbar,”kata Riadi.

Pada proses penyaluran bantuan tersebut, kami telah membuat laporan khusus kepada setiap donatur untuk memastikan semuanya tersalurkan,” ungkapnya.

Semoga apa yang kita lakukan ini adalah semakin membuat kita mewujudkan rasa empati antar sesama, serta kita berharap Sulbar segera bangkit,” kunci Riadi.

Penulis : Yusriadi.

Editor : Darasaksara.com

Komentar

News Feed