Maraknya Dugaan KKN, HMI Mamuju Nilai Pengawasan DPRD Sulbar Lamah

Mamuju216 Pembaca

Darasaksara.com – MAMUJU – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju melihat dengan banyaknya dugaan terjadinya praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Sulawesi Barat, hal itu karena lemahnya pengawasan DPRD Sulbar.

Dahril Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju mengatakan, melihat persoalan yang saat ini marak disoroti oleh beberapa lembaga yakni terkait tender Dana Alokasi Khusus (DAK) di Disdikbud Sulbar, kami melihat respon DPRD Sulbar dalam hal ini komisi II seolah-olah mereka baru mengetahui permasalahan.

Menurutnya, tentu ini menjadi salah satu faktor maraknya terjadi korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) atas lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh DPRD Sulbar.

Dahri menambahkan, entah  pengawasan DPRD ini lemah atau sengaja dilalaikan tugas dan fungsinya dalam pengawasan, sehingga terkesan adanya pembiaran KKN merajalela di Lingkup Sulawesi Barat ataukah dalam setiap kasus, mereka juga ikut terlibat didalamnya sehingga bungkam.

Dahri menduga, polemik DAK yang saat ini menjadi problem di Disdikbud Sulbar melibatkan anggota DPRD.

” Tidak salah kemudian jika saya menduga bahwa dalam kasus tersebut juga melibatkan anggota DPRD Sulbar atas dasar bungkamnya DPRD Sulbar selama ini,” kata Dahri.

Lebih jauh dia menjelaskan, seharusnya DPRD yang memiliki fungsi pengawasan itu dapat melaksanakan fungsinya dengan baik, agar terciptanya stabilitas Pemerintahan dengan baik dan memastikan tidak ada lagi oknum-oknum nakal yang memanfaatkan situasi dan kondisi atas kedudukannya.

Namum kata kata Dahri, pada kenyataannya, saya miris melihat kinerja DPRD kita yang ada di Sulbar saat ini, diamnya banyak sehingga gerakan pengawasannya nihil, terbukti selama ini sudah beberapa kasus yang kami sampaikan untuk ditindak lanjuti namun tidak ada hasil yang didapatkan.

” Kami tidak ingin ada anggota DPRD Sulbar yang tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, apalagi sampai berselingkuh dengan Pemerintah untuk kepentingan mereka saja akibatnya banyak pelanggaran-pelanggaran yang terjadi sebagai bagian dari kelalaian, salah satu contonya yang saat ini menjadi sorotan oleh beberapa lembaga,” terang Dahri.

Kami meminta kepada seluruh Anggota DPRD Sulbar agar tetap fokus melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat, bukan malah fokus urus proyek sana sini yang hanya menguntungkan dirinya sendiri dan bukan juga hanya fokus pada pemilu 2024 mendatang,” simpul Dahri 22 Juli 2023.

[Dhy]

Komentar