oleh

Natal Dan Tahun Baru, THM Di Mamuju Tak Diberi Ijin

-Berita, Mamuju-602 Pembaca

Darasaksara.comMamuju – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, jajaran Polresta Mamuju akan melakukan Operasi Lilin Siamasei.

Tak hanya itu, dengan meningkatnya covid – 19 di Mamuju, turut menjadi perhatian serius dalam upaya memutus mata rantai penyebarannya.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Bripka H. Eman Sulaiman, SE saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Rabu (23/12/20) mengatakan, saat ini kita telah melakukan operasi lilin siamasei terkhusus di Sulawesi Barat.

Operasi lilin ini sebenarnya serentak seluruh Indonesia, sementara untuk Polresta Mamuju, kami juga melakukan operasi internal yaitu operasi cipta kondisi, jadi ada dua yakni operasi lilin siamasei untuk pengamanan natal dan tahun baru dan operasi cipta kondisi,” kata Eman Sulaiman.

Eman menjelaskan bahwa untuk pengamanan Natal dan tahun baru, bentuk kegiatannya adalah kita membagi 64 personil untuk menjaga 9 Gereja, dimana mulai dari kemarin sampai pada puncak perayaan natal, mereka sudah mulai berkegiatan dan itu sudah dijaga oleh personil yang sudah dibagi dari 64 itu.

Sementara untuk operasi cipta kondisi, pihaknya mengaku telah mempersiapkan 2 regu, dimana dalam 1 regu, jumlah personilnya sampai 20 orang yang akan melakukan operasi secara bergantian, misalnya hari ini dalam satu regu, 1×24 jam melaksanakan operasi siang dan malam dan dilanjut besoknya dengan regu yang lain untuk tetap melakukan operasi.

Ditanya soal meningkatnya penyebaran covid – 19 di Mamuju, Eman mengaku ini juga menjadi perhatian Polresta Mamuju untuk tetap melakukan operasi diberbagai tempat yang menjadi titik kumpul orang banyak.

” Jadi, operasi cipta kondisi ini tidak hanya bertujuan menciptakan kondisi Kamtibmas, namun kita juga saat ini sedang berada dalam masa pandemi sehingga operasi ini sudah digabungkan dengan operasi Justisi,” ujarnya.

Lebih jauh, Eman menngungkapkan bahwa dalam operasi cipta kondisi, kami sudah melakukan himbauan – himbauan untuk menghindari proses menyebarnya covid – 19, dimana yang menjadi sasaran kita adalah berbagai tempat keramaian seperti warkop dan lainnya.

Jika ada masyarakat yang menemukan adanya kegiatan yang dianggap dapat menyebabkan klaster, silahkan untuk melaporkan dan kami akan langsung turun dengan tim yang sudah dibagi,” harap Eman.

Sementara untuk tempat hiburan malam (THM) sesuai instruksi dari pusat, tidak akan diberikan ijin dalam rangka pelaksanaan malam natal dan tahun baru,” kunci Eman Sulaiman.

Penulis   : Ali Mustakim.

Editor     : Darasaksara.

Komentar

News Feed