Pernikahan Beda Agama, Begini Jawaban Bimas Islam Kanwil Kemenag Sulbar

Sosbud, Uncategorized457 Pembaca

Darasaksara.com – Mamuju – Pernikahan beda agama sepertinya turut menjadi perhatian serius Kanwil Kementrian Agama Sulawesi Barat.

Seperti yang baru – baru ini terjadi,
pernikahan beda agama yang berlangsung di sebuah gereja Semarang yang sempat viral, cukup menghentak kesadaran publik.

Melalui Analis Kebijakan Kepenghuluan Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Sulbar, Dr.H.Juraeri Tahir,MAg mengatakan,
kejadian tersebut seharus tidak boleh terjadi dalam pandangan kami, karena menurutnya, dalilnya sama sekali tidak dibenarkan akan hal itu baik dalam pandangan agama maupun pembuktian secara administrasi akte nikah.

Dia menyarankan bahwa apabila ada hal demikian, sebaiknya dipersepsikan terlebih dahulu dalam satu agama.

” Jadi, jika ada hal demikian, sebaibaiknya diparsepsikan terlebih dahulu dalam satu agama baru dinikahkan,” kata Juraeri Tahir kepada laman ini via WhastApp.

Pihaknya mengaku agar tidak terjadi kesimpang siuran terkait soal ini, dirinya akan melakukan upaya membangun kesamaan persepsi yang nantinya akan melahirkan keputusan bersama.

” Untuk saat ini, kami akan melakukan inisitif dengan para pemangku atau yang terkait untuk duduk bersama melakukan keputusan, sehingga tidak terjadi kesimpang siuran pemahaman terkait dengan pernikahan apapun merek ideologinya,” kunci Juraeri Tahir.

[Riadi]

Komentar