Pj. Gubernur Tak Hadiri Pelatihan Dan Sertifikasi Tukang, Begini Sikap Ketua PBW DPN Perkasa Sulbar

Darasaksara.com – Polewali Mandar – Pada pelatihan dan sertifikasi tukang yang dilaksanakan oleh PBW DPN Perkasa Sulawesi Barat yang dipusatkan di Gedung Gadis Polewali Mandar, cukup mendapat antusias dari para tukang.

Dari pantauan laman ini, sekira 500 – 700 tukang yang melakukan registrasi untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi tersebut.

Ali Baal Masdar, selalu punggawa Tuhar dalam sambutannya mengatakan, pelatihan tukang ini dibuat sebagai bentuk kepedulian terhadap tukang sekaligus menjadi komitmen untuk membangun sumber daya manusia yang lebih unggul dalam menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat.

Selain itu, Ali Baal mengaku bahwa kegiatan tersebut juga diyakini akan menjadi titik awal untuk mencetak tukang bangunan yang profesional dari Sulawesi Barat untuk Indonesia.

Pihaknya berharap bahwa dari pelatihan tersebut, ini bisa menciptakan tukang yang memiliki skill dan profesional sehingga bangunan yang dihasilkan juga lebih bermutu.

” Saya selaku dewan pembina DPN Perkasa Sulawesi Barat berharap dengan pelatihan ini, para tukang bisa memiliki Skill dan profesional sehingga bangunan yang dihasilkan juga lebih bermutu dan inovatif,” kata Ali Baal.

Sementara, Ketua Umum DPN Perkasa Muhammad Kuswandi, ST, SH,MM memberi apresiasi kepada PBD DPN Perkasa Kabupaten Polewali Mandar yang telah mampu mengumpulkan ratusan tukang untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi.

“Kegiatan ini tentu sangat luar biasa, karena telah mampu mengumpulkan ratusan tukang untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi,” kata Kuswandi.

Lebih jauh dia menyebut bahwa kegiatan pelatihan dan sertifikasi tersebut adalah merupakan amanah undang – undang sekaligus sebagai upaya menciptakan para pekerja konstruksi yang lebih profesional dalam menyambut pembangunan IKN.

Ditempat yang sama, Ketua PBW DPN Perkasa Sulawesi Barat Muhammad Iswar menegaskan bahwa kegiatan ini adalah merupakan respon atas undang – undang No. 2 Tahun 2017 tentang jasa konstrusi.

“Kita tentu tidak ingin kalah dengan daerah lain yang bisa menciptakan para pekerja kinstruksi yang profesional,” ujarnya.

Selain itu, Iswar tetap optimis bahwa para pekerja konstruksi di Sulawesi Barat siap bersaing lebih profesional untuk menyambut pembangunan IKN.

” Dengan kehadiran DPN Perkasa, kami sangat optimis para pekerja konstruksi kita di tingkat lokal itu bisa bersaing bekerja lebih profesional dalam menyambut pembangunan IKN,” ungkap Iswar.

Ditanya soal ketidak hadiran Pj. Gubernur Sulawesi Barat pada kegiatan tersebut, ketua PBW DPN Perkasa Sulawesi Barat ini mengaku tidak merasa kecewa.

“Saya tidak merasa kecewa atas ketidak hadiran Pj. Gubernur Sulawesi Barat, namun ini justru menjadi pelecut atau semangat dalam mencetak para tukang yang lebih profesional dalam menyambut pembangunan IKN,” tegas pria yang akrab disapa Iswar ini.

Meski demikian, Iswar tak menampik bahwa kegiatan yang semestinya dilaksanakan sebelum tanggal 27 Juli harus diundur karena permintaan Pj. Gubernur Sulawesi Barat.

” Sebenarnya kegiatan ini kami akan laksanakan sebelum tanggal 27 Juli 2022, hanya saja ini permintaan pak Pj. Gubernur Sulbar sehingga kami menyesuaikan jadwal beliau, namun kami tidak tahu apa penyebab ketidak hadirannya,” jelasnya.

Pada intinya, meskipun Pj. Gubernur tidak hadir ini justru menjadi tantangan dan kami tetap semangat untuk bekerja di DPN Perkasa Sulawesi Barat,” kunci Iswar 27 Juli 2022.

[Riadi]

Pj. Gubernur Tak Hadiri Pelatihan Dan Sertifikasi Tukang, Begini Sikap Ketua PBW DPN Perkasa Sulbar

Darasaksara.com – Polewali Mandar – Pada pelatihan dan sertifikasi tukang yang dilaksanakan oleh PBW DPN Perkasa Sulawesi Barat yang dipusatkan di Gedung Gadis Polewali Mandar, cukup mendapat antusias dari para tukang.

Dari pantauan laman ini, sekira 500 – 700 tukang yang melakukan registrasi untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi tersebut.

Ali Baal Masdar, selalu punggawa Tuhar dalam sambutannya mengatakan, pelatihan tukang ini dibuat sebagai bentuk kepedulian terhadap tukang sekaligus menjadi komitmen untuk membangun sumber daya manusia yang lebih unggul dalam menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat.

Selain itu, Ali Baal mengaku bahwa kegiatan tersebut juga diyakini akan menjadi titik awal untuk mencetak tukang bangunan yang profesional dari Sulawesi Barat untuk Indonesia.

Pihaknya berharap bahwa dari pelatihan tersebut, ini bisa menciptakan tukang yang memiliki skill dan profesional sehingga bangunan yang dihasilkan juga lebih bermutu.

” Saya selalu dewan pembina DPN Perkasa Sulawesi Barat berharap dengan pelatihan ini, para tukang bisa memiliki Skill dan profesional sehingga bangunan yang dihasilkan juga lebih bermutu dan inovatif,” kata Ali Baal.

Sementara, Ketua Umum DPN Perkasa Muhammad Kuswandi, ST, SH,MM memberi apresiasi kepada PBD DPN Perkasa Kabupaten Polewali Mandar yang telah mampu mengumpulkan ratusan tukang untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi.

“Kegiatan ini tentu sangat luar biasa, karena telah mampu mengumpulkan ratusan tukang untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi,” kata Kuswandi.

Lebih jauh dia menyebut bahwa kegiatan pelatihan dan sertifikasi tersebut adalah merupakan amanah undang – undang sekaligus sebagai upaya menciptakan para pekerja konstruksi yang lebih profesional dalam menyambut pembangunan IKN.

Ditempat yang sama, Ketua PBW DPN Perkasa Sulawesi Barat Muhammad Iswar menegaskan bahwa kegiatan ini adalah merupakan respon atas undang – undang No. 2 Tahun 2017 tentang jasa konstrusi.

“Kita tentu tidak ingin kalah dengan daerah lain yang bisa menciptakan para pekerja kinstruksi yang profesional,” ujarnya.

Selain itu, Iswar tetap optimis bahwa para pekerja konstruksi di Sulawesi Barat siap bersaing lebih profesional untuk menyambut pembangunan IKN.

” Dengan kehadiran DPN Perkasa, kami sangat optimis para pekerja konstruksi kita di tingkat lokal itu bisa bersaing bekerja lebih profesional dalam menyambut pembangunan IKN,” ungkap Iswar.

Ditanya soal ketidak hadiran Pj. Gubernur Sulawesi Barat pada kegiatan tersebut, ketua PBW DPN Perkasa Sulawesi Barat ini mengaku tidak merasa kecewa.

“Saya tidak merasa kecewa atas ketidak hadiran Pj. Gubernur Sulawesi Barat, namun ini justru menjadi pelecut atau semangat dalam mencetak para tukang yang lebih profesional dalam menyambut pembangunan IKN,” tegas pria yang akrab disapa Iswar ini.

Meski demikian, Iswar tak menampik bahwa kegiatan yang semestinya dilaksanakan sebelum tanggal 27 Juli harus diundur karena permintaan Pj. Gubernur Sulawesi Barat.

” Sebenarnya kegiatan ini kami akan laksanakan sebelum tanggal 27 Juli 2022, hanya saja ini permintaan pak Pj. Gubernur Sulbar sehingga kami menyesuaikan jadwal beliau, namun kami tidak tahu apa penyebab ketidak hadirannya,” jelasnya.

Pada intinya, meskipun Pj. Gubernur tidak hadir ini justru menjadi tantangan dan kami tetap semangat untuk bekerja di DPN Perkasa Sulawesi Barat,” kunci Iswar 27 Juli 2022.

[Riadi]

Komentar