oleh

Policy Polman Endus Aroma Persekongkolan Pembangunan Berlian Residens

Darasaksara.comPolman – Polewali Mandar public Transperancy (Policy) kembali menggelar aksi di depan kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Sekertariat Daerah Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (5/11/2020).

Paisal Basri selaku koordinator Lapangan kepada Darasaksara.com mengatakan, apa yang diperjanjikan pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada aksi pertama yakni akan membuka nama – nama yang berperan aktif dalam pembangunan Perumahan Berlian Residens, namun nyatanya tidak menepati janjinya dengan alasan dokumen pengajuan pihak OPD tehnis dan pengembang untuk dikeluarkan izin belum ditemukan.

Sebelumnya kami telah memasukkan surat penerbitan pembatalan izin dan atau pembongkaran bangunan untuk RTH sebagai konsekuensi regulatif atas tindakan pembangunan Berlian Residens yang dikelola oleh PT. Berlian Sejahtera Pratama yang membangun Perumahan tidak sesuai dengan Site Plan,” kata Paisal Basri.

Sementara, Aco Andi Koordinato Kajian Hukum dan Kebijakan Policy mengungkapkan bahwa, kekecewaan lainnya adalah ketika massa aksi bergeser ke titik aksi yang berbeda yakni kantor Sekretariat Daerah, disana massa aksi sama sekali tidak mendapati pejabat eselon maupun Bupati berada ditempat, tanpa alasan yang jelas, akhirnya berujung pada aspirasi lagi lagi tidak tersampaikan.

Hal ini menguatkan dugaan bahwa telah adanya persekongkolan antara pihak Pemerintah dan pengembang Berlian Residens, sebab sampai sampai para pejabat yang mengeluarkan kebijakan secara bersama – sama membuat alibi untuk tidak bertemu dengan massa aksi, serta berupaya mengubur dokumen dokumen penerbitan izin Berlian Residens,” ungkap Aco Andi.

Upaya ini tidak boleh sampai dibiarkan, selanjutnya massa aksi masih akan berusaha membongkar skandal besar ini, tepatnya pada hari senin 9/11/20 akan dilakukan aksi lanjutan,” kunci Aco Andi.

Penulis  :Yusriadi.

Editor    : Darasaksara.

Komentar

News Feed