Ratusan Tukang Padati Gedung Gadis, Manager Program Pemagangan IM Japan Apresiasi PBW DPN Perkasa Sulbar

Darasaksara.com – Polewali Mandar – PBW DPN Perkasa Sulawesi Barat Kabupaten Polewali Mandar menggelar pelatihan dan sertifikasi tukang.

Kegiatan yang dipusatkan di gedung Gadis Polewali Mandar, Sulawesi Barat yang akan dilangsungkan dari tanggal 27 – 29 Juli 2022 ini diikuti sekira 300 tukang yang siap untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi.

Ratusan Tukang Padati Gedung Gadis, General Manager Pemagangan IM Japan Beri Apresiasi Pada PBW DPN Perkasa Polman

Pada kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar turut dihadiri oleh Ketua Umum DPN Perkasa, Direktorat Bina Penyelenggaraan Advokasi Pelatihan Pemagangan Kemenaker RI, dan General Manager Pemagangan IM Japan.

Ketua PBW DPN Perkasa Polewali Mandar, Sukiman dalam sambutannya mengaku bahwa pelatihan dan sertifikasi ini sebagai respon terhadap Undang – Undang No. 2 Tahun 2017 tentang jasa konstruksi.

Selain itu kata dia, pelatihan dan sertifikasi tukang angkatan pertama kali ini peserta mencapai 500 orang yang teregistrasi dan yang mengikuti pelatihan itu hingga membludak mencapai 700 orang, artinya ini mendapat respon yang sangat luar biasa oleh para tukang kita.

Ratusan Tukang Padati Gedung Gadis, General Manager Pemagangan IM Japan Beri Apresiasi Pada PBW DPN Perkasa Polman

Dirinya begitu optimis bahwa melalui pelatihan dan sertifikasi yang diinisiasi oleh DPN Perkasa, bisa menjadi momentum untuk mempersiapkan diri dalam menyambut IKN.

” Pelatihan ini tentunya merupakan fakta bahwa DPN Perkasa Sulawesi Barat telah bersiap menyuplai para pekerja yang profesional untuk menyambut IKN,” tegas Sukiman.

Sementara, Direktorat Bina Penyelenggaraan Advokasi Pelatihan Pemagangan Kemenaker RI Bohari mengaku bahwa untuk tenaga kerja konstruksi sangat dibutuhkan di Japan.

” Secara prinsip bahwa kebutuhan pekerja konstruksi di Japan dari program pemagangan ini, secara persentase itu 35 %, konstruksi, 60 % produksi, dan 5 % lainnya, artinya, untuk jenis kerja konstruksi di Japan sangat dibutuhkan melalui program pemagangan,” ungkap Bohari.

Baca Juga : Gelar Dialog, Ipmapus Sulbar Pertemukan Dua Organisasi Mahasiswa Dan HIPMI Mamuju

Ditempat yang sama, General Manager Program Pemagangan IM Japan, Mr. Akasaka Jiro memberi apresiasi pada pelaksanaan kegiatan pelatihan dan sertifikasi tersebut.

Pelatihan ini tentu sangat bermanfaat bagi perkembangan Negara, sehingga menurutnya bahwa sebaiknya kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan.

Tak hanya itu, Akasaka Jiro mengaku bahwa di Japan bidang bangunan sangat dibutuhkan.

“Bidang bangunan tentu sangat dibutuhkan, dan terkhusus di Japan bidang konstruksi dari seluruh penerimaan itu mencapai 35 sampai 45 fase,” simpul Asaka Jiro,Rabu 27 Juli 2022.

[Riadi]

Komentar