oleh

Rencana Pinjaman PEN Ke SMI, Hatta Kainang Sebut Butuh Kajian Komprehensif

-Berita, Mamuju-181 Pembaca

Darasaksara.comMamuju – Terkait dengan adanya rencana Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) yang akan direncanakan ditahun 2021, DPR Sulbar menilai perlu ada diskusi dan rapat intensif terkait urgensi pinjaman tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Muhammad Hatta Kainang, SH Sekertaris Fraksi Nasdem DPRD Sulbar, Rabu (30/12/20) kepada laman Darasaksara.com.

Menurut Hatta, rencana pinjaman ini memang merupakan kebijakan yang telah didesain dalam bentuk fiskal yang dikenal dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk merespon dampak akibat pandemi Covid-19, namun butuh kajian yang lebih komprehensif.

Meski demikian, lanjut politisi Partai Nasdem ini bahwa penting untuk dibicarakan secara intensif urgensi program yang ingin dipinjamkan walaupun regulasi terkait pinjaman tanpa persetujuan DPRD, namun hanya diberitahukan, tetapi anggaran pinjaman akan masuk dalam batang tubuh APBD Sulbar jelas menjadi tugas kewenangan kami untuk mengawasi proses penganggaran.

” Cukuplah pinjaman 37 M yang termuat dalam APBD Perubahan 2020 yang kami tidak ketahui awalnya menjadi pelajaran penting kami di DPRD sulbar,” kata Hatta.

Bagi saya di fraksi Nasdem, meminta rencana pinjaman ini didiskusikan dan dirapatkan secara serius, jangan karena regulasi tidak memberikan ruang kepada kami di DPRD, hal ini dijadikan keputusan yang sepihak, sehingga kami menilai rencana PEN di 2021 belum final,” tegas Hatta.

Kami tunggu presentase dan paparan kajian dari pemerintah Provinsi Sulbar terkait pinjaman tersebut,” kunci Hatta.

Penulis  : Yusriadi.

Editor     : Darasaksara.com

Komentar

News Feed