oleh

Sekertaris Baguna Sulbar Sebut , Ambisi Agus Singkirkan Arwan Di PDI Perjuangan

Darasaksara.com – Sulbar – Merespon pemberitaan disalah satu media online lokal, terkait nama Arwan Aras yang diklaim tak lagi masuk sebagai daftar caleg DPR RI Dapil Sulbar 2024 mendatang, Sekertaris Baguna Sulawesi Barat, Asruddin, S.IP ikut angkat bicara.

Bagi Asruddin, apa yang disampaikan oleh Bendahara DPD PDI – Perjuangan Sulawesi Barat Junaedi Hafid adalah statamen yang gegabah.

“Bagi saya apa yang di sampaikan oleh bung Juned ini adalah statemen yang gegabah, karena sepemahaman saya untuk penetapan pencalonan DPR RI itu adalah kewenangan DPP,” kata Asruddin.

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa, perlu diketahui saat tahapan penjaringan bakal caleg di PDIP, Arwan Aras telah mendaftar dan melengkapi semua dokumen yang diperlukan dalam tahapan itu, maka bagi saya, apa yang disampaikan oleh pak bendum ini terburu – buru dan tanpa perhitungan.

Tak hanya itu, bagi pria yang akrab disapa Carli ini menjelaskan, bagaimana mungkin di tingkatan DPD, seorang Incumben tidak diusulkan, ini jelas merugikan partai.

Dirinya juga menilai bahwa pernyataan yang disampaikan Junaedi Hafid adalah sebuah hal yang melangkahi wewenang DPP.

“Jadi, komentar yang disampaikan ini secara jelas melangkahi wewenang DPP dalam penetapan Caleg PDIP, sehingga bagi saya, pak Junaedi ini perlu berhati – hati dalam menyampaikan komentarnya karena ini bisa menjadi bias di masyarakat, lebih baik beliau komentar soal tugas dan fungsinya saja sebagai bendahara partai,” tegas Carli.

Hal lain kata Carli, bahwa pernyataan salah satu pengurus DPD PDI Perjuangan Sulawesi Barat dipicu oleh ambisi Agus Ambo Jiwa untuk maju di senayan.

“Komentar yang muncul dari salah satu pengurus DPD PDI Perjuangan Sulbar, itu juga bisa jadi di picu ambisi ketua dalam hal ini Agus Ambo Djiwa yang akan maju ke senayan dan merasa tidak sanggup menjadi rival Arwan Di Internal,” simpul Carli, Jumat 30 September 2022.

Riadi.

Komentar

News Feed