Soal Kartu Keluarga Sejahtera Warga Pulau Ambo, Begini Respon Kadis Dinsos Mamuju

Sosbud162 Pembaca

Darasaksara.com – MAMUJU – Sitti Asar, salah seorang penerima manfaat dari Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang ada di Wilayah Pulau Ambo Selatan, Kecamatan Balak-Balakang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, dikabarkan kurang lebih satu tahun tidak lagi menerima program tersebut.

Meski sebelumnya, dia terdaftar sebagai penerima manfaat dari program Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), hal itu dibuktikan dengan kartu KKS yang dimiliki oleh Sitti Asar. Akan tetapi,belakangan ini ia tak lagi menerima manfaat dari KKS tersebut.

Rosdiana Jamal, salah seorang kerabat Sitti Asar mengatakan, tanteku di Pulau Ambo sudah 1 tahun lebih tidak mnerima manfaat KKS. Setelah saya cari tau ternyata statusnya di Dinas Sosial Kabupeten Mamuju tercatat sebagai penerima manfaat yang sudah meninggal dunia.

“Saya juga tidak tau persis kenapa tiba – tiba berubah, sementara tanteku ini masih hidup, meski dia tidak punya suami,” Kata Rosdiana.

Dia juga mengaku telah mempertanyakan hal ini ke orang yang pernah menjadi pendamping PKH di wilayah tersebut, akan tetapi tidak mendapat jawaban yang pasti.

“Jadi soal ini langsung saya tanyakan ke pendamping PKH sebelumnya, namun menurut keterangannya bahwa tante kami pernah mengubah kartu keluarga, tetapi setelah saya kroscek langsung, tante kami tidak pernah merubah kartu keluarga,” kata Rosdiana.

Rosdiana kemudian diarahkan untuk bertanya langsung ke pendamping PKH Kabupaten atas nama Irham, namun dia mengaku tidak tahu menahu hal itu.

“Dia juga tidak tau persis katanya, sehingga saya sampaikan hal ini ke kepala Desa dan Kepala Desa informasikan ke Sekretaris Desa Balak – Balakang Timur untuk di kroscek di Dinas Sosial Kabupaten Mamuju,” ungkap Rosdiana.

Usai dikroscek di Dinas Sosial Kabupeten Mamuju oleh Sekertaris Desa Balak – Balakang Timur, via WhatsApp Sekertaris Desa Balak – Balakang Timur menyampaikan kepada saya bahwa status tante saya Sitti Asar sebagai penerima manfaat KKS tercatat telah meninggal dunia,” jelas Rosdiana.

Pihaknya berharap bahwa Sitti Asar bisa kembali terdaftar sebagai penerima manfaat KKS mengingat dia adalah seorang yang tak punya suami dan sudah lanjut usia.

“Saya berharap tante saya itu bisa kembali menerima manfaat KKS, mengingat dia tidak punya suami dan sudah lanjut usia, sehingga tentu sangat membutuhkan itu,”simpul Rosdiana.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamuju Ikhsan Lasami, ST, MM saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu 10 Mei 2023 mengaku akan memastikan informasi tersebut dan akan mengkroscek langsung melalui akun Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG)

” Kami segera cek di akun SIKS – NG, siapa supervisor yang menyatakan meninggal, dan kalau bisa Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Keluarga dan data pendukung lainnya bisa di kirim via WhatsApp ke kami,”tulis Iksan Lasami.

Lebih jauh Iksan Lasami mengaku bahwa, sesuai informasi dari operator SIKS – NG pada pengecekan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinsos bahwa hasil pemadanan data pada Tanggal 4 pebruari 2021 lalu pada portal Dukcapil dinyatakan meninggal.

“Bisa konfirmasi ke Dukcapil kenapa yang bersangkutan dinyatakan meninggal,Dinsos hanya menindaklanjuti data dari portal Dukcapil,” simpul Iksan Lasami.

Saat laman ini kembali mengkonfirmasi keluarga Sitti Asar untuk meminta dokumen yang dimaksud, sampai saat belum mendapat respon.

[Riadi]

Komentar