Soal Pj. Gubernur Sulbar, Diantara Akmal dan Muhammad Idris, Begini Kata GMNI Mamuju

Darasaksara.com – MAMUJU – Pasca surat Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia tertanggal 27 Maret 2023, dengan nomor :100.2.1.3/177/SJ mengenai pengusulan nama calon Penjabat Gubernur, cukup menyita perhatian sejumlah publik.

Salah satu nama yang santer disebut – sebut yang akan menggantikan posisi Akmal Malik sebagai Penjabat Gubernur adalah Muhammad Idris, DP.

Menanggapi hal itu, Adam Jauri selalu ketua Umum GMNI Cabang Mamuju menilai Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat itu belum layak untuk menjadi Penjabat Gubernur Sulbar.

Menurut Adam Jauri,beberapa indikator yang menjadi penilaian, seperti penanganan Covid di Sulbar masih carut marut,Muhammad Idris sebagai Ketua Gugus Covid masih terbata-bata menghandle urusan wabah tersebut, padahal dananya juga sudah jelas ada namun gerakan yang pincang.

Dia menambahkan,urusan pembayaran honor bagi petugas nakes covid yang dipotong oleh Pemprov. kita tidak tau alasan apa hingga terjadi kondisi yang tidak ada progres.

Selain itu kata Adam, belum lagi mengenai Gerakan Revolusi Mental yang kosong akan gerakan, padahal Muhammad Idris selaku Sekprov sekaligus sebagai ketua gugus tugas GNRM di Provinsi Sulawesi Barat berangkat dari SK Kementerian PMK Tahun 2020 tentang Gugus Tugas GNRM Sulawesi Barat, begitupula mengenai perbaikan jalan di Ulumanda yang hingga kini masih mandek.

Sehingga, kami menilai dengan kondisi yang benar-benar sadar dan berangkat dari hasil analisis kajian, bahwa Muhammad Idris belum layak menduduki posisi sebagai Penjabat Gubernur Sulbar,” tegas Adam.

Sementara, Akmal Malik yang saat ini menjadi Pj. Gubernur Sulbar bagi GMNI Cabang Mamuju, masih sangat layak untuk diperpanjang masa jabatannya.

Adam mengaku bahwa, kami melihat dan memperhatikan dalam kurun waktu satu tahun ada kemajuan dalam pembangunan fisik maupun non fisik.

Mahasiswa yang akrab disapa AJ ini pun membeberkan sejumlah program yang dianggap berhasil selama Akmal menjadi Pj. Gubernur Sulbar,diantaranya program Data Desa Presisi (DDP), program pembuatan MCK di beberapa Desa, Renovasi Pulau Wisata Karampuang, penanganan stunting, Pengembangan pelaku usaha milenial, food estate, serta rest area di PPN Palipi, hingga proyek infrastruktur di Budong Budong.

Tak hanya itu, terdapat pula program merdeka pangan, refleksi awal Tahun dengan OPD, Pojok Baca Digital, dan
penyelesaian infrastruktur Kantor Gubernur.

Dari beberapa prestasi tersebut, Akmal Malik masih punya kesempatan untuk menambah masa jabatannya,karena telah memperlihatkan kepada kita kinerja yang cukup baik,” kunci Adam,Senin 3 April 2023.

[Riadi]

Komentar