Tim Lawyer Habsi – Irwan Siap Hadapi Tim Hukum Tina – Ado

Berita1,387 Pembaca

Darasaksara.comMamuju – Atas adanya upaya yang dilakukan oleh tim hukum pasangan Sutinah Suhardi – Ado Mas’ud yang melaporkan ke Bawaslu Mamuju, hingga dikabarkan akan membawa ke MA, kini mendapat respon dari Tim Lawyer Habsi – Irwan.

Sebelumnya, melalui Anwar Ilyas yang merupakan Tim Hukum Tina – Ado mengaku akan membawa hingga ketingkat Pengadilan Tinggi Tata Usaha (PTUN) bahkan hingga ke MA jika laporannya tak mendapat respon dari Bawaslu Mamuju.

Menanggapi hal tersebut, Tim Lawyer Habsi – Irwan pun tak tinggal diam, melalui Akriadi, SH kepada Laman ini mengatakan, terkait pemberitaan di media – media online mengenai adanya laporan Tim Hukum Tina – Ado,
sampai hari ini, kami dari Tim Lawyer Habsi – Irwan belum mendapatkan penyampaian secara resmi dari Bawaslu Mamuju.

Menurut Akriadi, jika laporan tersebut ada, dan klien kami merasa dirugikan dengan adanya laporan tersebut, maka kami akan mengajukan permohonan sebagai pihak terkait sebagaimana dalam Pasal 7 Perbawaslu Nomor 2 Tahun 2020.

Pihaknya mengaku siap menghadapi Tim Hukum Tina – Ado mengenai adanya rencana upaya hukum yang dilakukan.

” Melihat dari pemberitaan mengenai materi laporan Tim Hukum Tina – Ado terkait permohon sengketa, kami siap menghadapi itu karena kami menganggap bahwa itu lemah, data kami lengkap untuk membantahkan itu,” ungkap Akriadi.

Bagi Advokat muda Sulbar ini, atas keyakinan tim hukum Tina – Ado untuk membuktikan permohonannya, itu adalah hal yang wajar.

Jika mereka yakin 100 persen dapat membuktikan permohonannya, itu hal yang wajar dilakukan seorang pengacara sebagai salah satu cara mereka meyakinkan kliennya, tapi bukan berarti apa yang mereka yakini itu menjadi kebenaran,” terang Akriadi Jumat (25/09).

Ditempat yang sama, Irwin SH mengungkapkan bahwa,
Saya menilai apa yang disampaikan oleh tim hukum calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi dan Ado Mas’ud, sangat sesumbar, seakan-akan tidak ada proses persidangan.

” Saya membaca berita di beberapa media, dia memastikan bahwa petahana akan didiskualifikasi, seolah – olah dia tidak bertuhan. Menyampaikan seperti itu dimedia, mari kita berproses melalui mekanisme sengketa di Bawaslu,” ujar Irwin.

Dalam waktu dekat ini, kami juga akan memasukkan permohonan kami terkait dugaan ijazah bodong yang keabsahannya dipertanyakan,” sambungnya.

Janganlah kita berstatemen seakan akan kita mendahului kehendak Tuhan, mengatakan ini 100 persen didiskualifikasi, kita hargai proses kita akan bertemu dalam persidangan di Bawaslu,” kunci Irwin.

Penulis   : Man.

Editor      : Riadi.

Komentar