Wacana Partai Mahasiswa Bergulir, HMI Manakarra Gemakan Komitmen Kemahasiswaan

Darasaksara.com – Mamuju – Akhir – akhir ini wacana munculnya Partai Mahasiswa Indonesia cukup mendapat respon dari berbagai elemen kemahasiswaan.

Seperti diketahui bahwa Partai Mahasiswa Indonesia adalah partai politik di Indonesia yang digadang akan bergerak aktif atas peran mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Manakarra Ansar menganggap bahwa kehadiran partai mahasiswa Indonesia ini tentu akan mengurangi daya kritis mahasiswa.

“Menurut kami bahwa dengan adanya partai mahasiswa ini, itu justru menggiring para mahasiswa kepada politik praktis dan itu akan mengurangi nalar keritis mahasiswa sebagai mana pada tugas dan fungsi mahasiswa, sebagai agen of change, agen of social control dan moral of atitude,” kata Ansar.

Bukan tanpa alasan, lebih jauh Menjelaskan bahwa jika kemudian mahasiswa akan konsentrasi memgurus partai politik, maka tentu aktivitas yang selama ini berada dalam garis perjuangan bersama rakyat kecil akan lebih banyak bermuara pada kepentingan, sebab dunia politik peraktis sangat sulit mempertahankan nilai idealisme, yang ada hanyalah kepentingan pribadi dan kelompok.

Ansar menilai bahwa jika partai ini dibiarkan dan disahkan untuk menjadi kompetitor diperhelatan demokrasi, ini tentu dapat diduga ada upaya memecah belah kekuatan Mahasiswa.

” jika ini dibiarkan dan disahkan oleh KPU RI untuk menjadi salah satu partai yang berkompetisi pada perhelatan demokrasi, maka tidaklah berlebihan jika ini diduga bagian dari strategi dalam memecah belah kekuatan mahasiswa sebagai agen of social control,” terang Ansar.

Ansar menambahkan bahwa, kami tidak anti politik, namun belum saatnya mahasiswa untuk terkontaminasi dengan partai politik sebab ada begitu banyak agenda – agenda kemahasiswaan yang harus dituntaskan terlebih dahulu.

Untuk itu, dia mengajak kepada seluruh mahasiswa untuk tetap menjaga komitmen kemahasiswaan dan bangunan idealisme sejarah.

“Marilah kita tetap menjaga komitmen kemahasiswaan kita yang dikhidmatkan dalam sumpah mahasiswa, dan jangan melupakan sejarah perjuangan mahasiswa di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini yang kita cintai,” simpul Ansar Rabu 27 April 2022.

[Riadi]

Komentar