Wacana Pembentukan Kota Madya, Badko HMI Sulselbar Ajak Saling Bahu Membahu

Mamuju181 Pembaca

Darasaksara.com – MAMUJU – Rencana pembentukan Kota Madya di Provinsi Sulawesi Barat kembali menjadi perbincangan.

Hal ini muncul, pasca salah seorang anggota DPRD Mamuju dari Fraksi Hanura, Mervi Parasan kembali mempertanyakan status ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat ini pada rapat paripurna hari jadi Mamuju ke 483 Tahun.

Tak hanya anggota DPRD, organisasi kemahasiswaan pun ikut memberikan dorongan atas terbentuknya Kota Madya yang selama ini hanya menjadi wacana.

Muhammad Ahyar Latif, Ketua Badko HMI Sulselbar berharap Sulawesi Barat memiliki Kota Madya.

“Saya pribadi sangat berharap Sulbar punya Kota Madya, dan Mamuju adalah wilayah yang tepat menjadi Kota Madya,” kata Ahyar.

Dia mengaku bersedia terjun langsung memperjuangkan demi terwujudnya apa yang selama ini diwacanakan.

“Jika harus saling bahu membahu untuk memperjuangkan, kami dari pemuda terkhusus saya pribadi akan ikut terjun langsung, meskipun sebenarnya ini sudah lama kita gaungkan dan perjuangkan, hanya saja belum ada yg serius” ungkap Ahyar.

Ahyar menambahkan bahwa, kalau hari ini kita sama – sama sepakat, maka mari kita lakukan, kemerdekaan Indonesia ini juga diperjuangkan oleh semua golongan sehingga kita dapat merdeka.

Ahyar yakin jika semua saling bahu – membahu untuk memperjuangkan Kota Madya pasti akan terwujud.
Kita gunakan segala infrastruktur yang kita miliki, jaringan baik dari eksekutif, legislatif maupun dari kelompok mahasiswa.

“Saya sebagai ketua Badko HMI Sulselbar tentu saya bisa memperjuangkan melalui jalur yang kami miliki, tapi itu tidak bisa kalau kita hanya satu kelompok makanya harus bersama sama,” kunci Ahyar Minggu (16/7/23).

[Faidah]

Komentar