Wacana Proporsional Tertutup Ramai Dibincang, Begini Sikap PKN Sulbar

Uncategorized706 Pembaca

Darasaksara.com – MAMUJU – Wacana sistem pemilu proporsional tertutup atau sistem coblos partai kembali kini ramai dibincang. Hal itu berangkat dari  pernyataan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari yang menyebut bahwa terbuka peluang menggunakan sistem profesional tertutup pada Pemilu 2024 mendatang, pasca ada gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Merespon hal tersebut, Sekertaris Pimpinan Daerah Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Sulawesi Barat, Andi Putra Manakarra, SE menilai bahwa ini merupakan kemunduran demokrasi.

” Wacana penerapan sistem proporsional tertutup di pemilu 2024 jika dilihat  dari kaca mata universal, bisa kita simpulkan bahwa akan ada kemunduran sistem demokrasi,
karena kembalinya diberlakukan sistem yang sudah di ubah atau di perbaiki.

Selain itu, menurut pria yang akrab disapa Putra ini menjelaskan bahwa, efek dari sistem proporsional tertutup  akan berdampak pada euforia politik pada masyarakat, dimana bukan lagi masyarakat yang menentukan calonnya yang mendapatkan kursi , tetapi partai yang di pilih kemudian partai yang menentukan siapa orang yang akan mengisi kursinya.

Meski demikian, Putra mengaku bahwa partai PKN di Sulbar akan tetap solid meski ini wacana ini benar – benar diberlakukan tidak akan menjadi masalah.

Untuk di internal partai PKN sendiri khususnya kami di Pimpinan Daerah Sulbar dengan solidaritas antara pengurus dan para caleg, kami menganggap bila aturan tersebut di berlakukan kami tidak ada masalah. Namun, tetap harus memikirkan dan mempertimbangkan pendapat masyarakatsebagai kuasa tertinggi dari demokrasi,” simpul Putra, Senin 2 Januari 2023.

[Riadi]

Komentar